Pemasangan dan Perawatan Lantai Kayu Parket Yang Perlu Diperhatikan

  • Bagikan

Photo (Max Vakhtbovych/Pexels) : Ilustrasi Lantai Kayu Parket

VIAKLIK.COM – Tips | Pemasangan dan Perawatan Lantai Kayu Parket Yang Perlu Diperhatikan – Lantai kayu baik digunakan jika kamu ingin menimbulkan kesan etnik pada kamar. Kamu dapat melihat, atribut kayu yang alamiah dapat membangkitkan nuansa hangat dan juga sejuk di tempat tinggal kamu. Nuansa sejuk ketika cuaca panas, dan hangat ketika cuaca dingin.

Kamu tidak akan kesulitan untuk memadukan mebel – mebel yang kamu miliki dengan alternatif motif lantai parket yang beragam. Namun, coba saja kamu perhatikan dengan jelas, bahwa penggunaan lantai parket juga memiliki kekurangan.

Kayu sangat peka dengan serangan rayap dan peralihan cuaca. Tetapi jika kamu berkeinginan untuk menggunakan lantai parket, kamu harus memperhatikan bagaimana cara pemasangan, jenis kayu, serta cara pemeliharaannya. Pemeliharaan lantai parket penting dilakukan dengan rutin agar warna lantai parket tidak memudar dan senantiasa menawan sampai waktu yang lama.

Memperhatikan Jenis Kayu

Kayu untuk mebel – mebel tempat tinggal mempunyai keistimewaan spesifik. Kayu yang bisa dipakai untuk material rumah mestilah kayu yang kebal dengan peralihan cuaca dan rayap. Contohnya jenis kayu damar laut, bangkirai, eboni, merbau, dan jati. Dan kamu juga harus mengingat, bahwasanya material rumah dari kayu wajib memakai kayu yang minim kandungan air, lantaran kayu yang kandungan airnya banyak rentan susut, retak, maupun mengembang.

Memperhitungkan Luas dan Bentuk Ruangan Yang Akan Dipasang

Pertama kali yang perlu dilakukan adalah mengetahui ukuran tempat yang akan dipasang lantai parket. Bidang lantai yang luas membutuhkan struktur dasar lantai yang kuat juga. Selanjutnya bila kayu yang digunakan berkarakter lunak, bawahnya harus dilapisi material lain terlebih dulu agar air dari permukaan tanah tidak naik dan pada akhirnya akan menembus ke dalam kayu.

Selain itu, kamu juga harus mempertimbangkan pemakaian paku ataupun perekat bila lantai parket dibuat dari jenis kayu yang keras contohnya kayu jati. Untuk menyederhanakan pengaturan furniture – furnitur, merakit parket kayu juga harus memperhitungkan bentuk ruangan. Tempat yang memanjang lebih cocok dengan tatanan lantai parket vertikal, sementara tempat melebar akan lebih cocok dengan tatanan lantai parket horizontal.

Masalah yang perlu jadi perhatian selanjutnya adalah tingkat kerapian pada perakitan lantai parket kayu. Permukaan lantai yang bergelombang akan membuat tempat tidak nyaman, hal tersebut juga dapat membuat lantai parket menjadi gampang rusak.

Melakukan Perawatan Secara Teratur

Perawatan khusus dibutuhkan agar lantai parket senantiasa awet. Jika kamu akan mengelap lantai parket, kamu cukup memakai sapu berbulu lembut ataupun penyedot debu.

Ingatlah untuk tidak mengelap lantai parket dengan air ataupun cairan pembersih lainnya. Beberapa jennis kayu yang gampang menyerap cairan akan mengakibatkan kayu gampang rusak akibat lembab.

Penting juga untuk diperhatikan, bahwasanya lantai parket kayu didesain untuk bisa menahan zat cair hanya pada bidang paling atas saja, maka bila lantai parket ketumpahan zat cair seperti air, cat, semen, lantai parket harus lekas dilap, sebelum cairan tembus ke dalam kayu.

Selanjutnya, jika kamu ingin memindahkan barang – barang atau furnitur – furnitur, sebaiknya dilakukan dengan cara dijinjing dan jangan digeser, lantaran akan mengakibatkan lantai parket tergores.

Humiditas lantai parket harus senantiasa terjaga walaupun pada kenyataannya kandungan air yang terlalu banyak dapat mengakibatkan kayu lapuk, menggosok lantai parket dengan zat cair pelembab khusus setiap 12 minggu sekali mampu menolong melindungi humiditas lantai parket.

Pada perakitan lantai parket, biasanya kamu akan menemui dimana antar parket kayu akan ada seperti pengait yang telah dilapisi formalin. Dimana, bahan kimia tersebut seringkali dipakai sebagai perlindungan terhadap rayap. Namun, penangkal rayap dengan formalin saja mungkin tidak cukup, karena itu sangat disarankan untuk menyuntikkan anti rayap setiap 36 bulan sekali.

Editor    : Redaksi VIAKLIK.COM

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *